9 Kriteria Backlink Berkualitas untuk Optimasi Off-Page

9 Kriteria Backlink Berkualitas untuk Optimasi Off-Page - Backlink berkualitas sangat diperlukan untuk Optimasi off-page, yaitu optimasi untuk menaikkan SERP (web crawler comes about page) yang dilakukan dari luar situs yang bersangkutan. Dalam prakteknya, optimasi off-page sangat berkaitan erat dengan backlink.

Berbagai perubahan dalam algoritma Google memaksa para pemilik site yang menggantungkan trafik situsnya dari internet searcher untuk terus belajar mencari display optimasi yang tepat dan sesuai agar bisa menaikkan posisi web mereka ke tempat yang lebih baik di halaman pencarian.

Show display backlink massal menggunakan programming otomatis sudah banyak ditinggalkan, karena walaupun bisa menaikkan rangking situs yang dibacklink secara cepat di halaman pencarian, cara ini juga sangat rentan terdeteksi algoritma Google yang bisa berakibat lethal, yaitu penurunan rangking di internet searcher (biasanya hampir untuk semua watchword) sampai dengan punishment hingga deindex (jika spamming massal yang dilakukan cukup fierce).

Algoritma Google untuk menangani masalah optimasi backlink yang berlebihan ini biasa dikenal dengan nama Google Penguin. Beberapa tahun belakangan, algoritma ini sudah mengakibatkan banyak korban berjatuhan terutama pada mereka yang membangun situsnya dengan berbagai jenis backlink spamming, massal dan low quality.

Untuk menghindari amukan Google Penguin, banyak website admin yang beralih dari show backlink massal dengan low quality connection ke backlink manual dengan top notch joins (backlink berkualitas).

Masalahnya, tidak banyak yang tahu bagaimana sebenarnya kriteria dari backlink yang dianggap berkualitas di mata Google dan dimana mencari sumber backlink complimentary tersebut. Terutama bagi mereka yang baru masuk ke dalam dunia web promoting dan masih awam dalam masalah SEO.

Untuk itulah, saya tulis tentang 9 Kriteria Backlink Berkualitas Terbaik yang bisa Anda jadikan panduan dalam optimasi off-page berikut dengan penjelasannya dibawah ini.

Kriteria Pertama : Relevan 


Alasan backlink yang berasal dari topik/specialty yang relevan sangat bagus dan berkualitas adalah karena connect jenis ini terlihat lebih regular bagi web index. Dari segi client encounter (UX), connect di site yang relevan juga tidak mengganggu guest, bahkan sangat mungkin mendapatkan klik yang tentu saja menjadi kunjungan (trafik).

Kriteria Kedua : Contextual Links 


Relevant connections adalah joins yang berada di dalam konten (artikel). Alasan backlink jenis ini berkualitas tinggi adalah karena joins yang berada di dalam artikel biasanya related atau relevan dengan isi artikel (topik yang ditulis). Dan seperti yang sudah dijelaskan di kriteria pertama, interface dari topik yang relevan sangat disukai internet searcher.

Baca juga : Cara Menulis Aritkel Dan Membuat konten Blog SEO Friendly

Kriteria Ketiga : High PR (DA PA) 


Google menghadiahi site yang specialist dan trusted nya tinggi dengan Pagerank, semakin tinggi pagerank maka semakin tinggi expert nya. Maka, backlink yang berasal dari area dengan Pagerank tinggi play on words tentunya punya kualitas yang lebih bagus dari pada backlink dari situs dengan PR yang rendah, PR0 ataupun PR N/A.

Karena pagerank sudah tidak refresh lagi sejak tahun 2012, maka penilaian Authority web bisa memakai elective DA PA (Domain Authority dan Page Authority) dari Moz. Metric TF (Trust Flow) dari Majestic SEO play on words juga bisa Anda gunakan. Patokan nilai yang digunakan algoritma Moz dan Majestic ini dalam mengukur specialist suatu web tetap sama, semakin tinggi nilainya semakin bagus.

Kriteria Keempat : Aged Domain 


Jika suatu web specialist nya tinggi, biasanya umur space dari web tersebut juga sudah lama. Jarang ada suatu web yang bisa mendapatkan PR4 atau PR5 dalam hitungan bulan (terkecuali untuk web yang domainnya berasal dari space drop, divert atau counterfeit).

Kelebihan lain dari site berumur biasanya indexnya lebih cepat. Walaupun site berumur belum tentu specialist nya besar, mendapatkan backlink dari space dengan jenis ini saya rasa lebih aman dari pada mendapatkan backlink dari site yang baru seumur jagung dengan list yang belum stabil.

Belakangan banyak website admin yang memanfaatkan kualitas dari matured space ini untuk membangun blog-blog organize pribadi atau biasa dikenal dengan sebutan PBN.

Namun hati-hati, jangan asal beli space matured karena belum tentu area tersebut bagus untuk dijadikan sumber backlink. Cek terlebih dahulu histori webnya, mulai dari tampilan halaman (bisa menggunakan Web Archive) sampai histori backlink nya (bisa menggunakan Ahrefs). Pastikan web tersebut tidak pernah digunakan untuk kegiatan spamming sebelumnya.

Kriteria Kelima : Trafik Tinggi 


Orang bilang, "google take after individuals". Sedikit banyak bisa diartikan, joins yang berada di site dengan trafik tinggi mempunyai kualitas yang lebih bagus daripada joins yang berada di site dengan trafik rendah, karena joins yang berada di site dengan trafik tinggi lebih berpeluang mendapatkan klik (kunjungan) dari guest di site tersebut.

Ini tidak 100% benar, tapi cukup menunjang jika kriteria yang lain terpenuhi.

Kriteria Keenam : Low Outbound Links 


Hal ini berkenaan dengan Link Juice. Mendapatkan backlink dengan outbound connection (interface keluar) yang cukup banyak akan mengurangi efektivitas backlink tersebut karena harus dibagi-bagi dengan interface yang lain di dalam satu halaman yang sama.

Kebalikannya dengan low outbound connections, backlink yang di dapat dari halaman ini jauh lebih effective karena Link Juice nya langsung masuk ke site Anda tanpa terlalu banyak terbagi-bagi ke interface lain.

Terlalu sering mendapat backlink dari site dengan outbound connections yang banyak juga cukup berbahaya bagi site Anda karena high outbound connections rentan dianggap sebagai halaman spam (yang masuk kategori ini biasanya spamming jenis blog remarking).

Kriteria Ketujuh : Unik (Different C class IP's) 


Mendapatkan backlink dari site dengan facilitating yang berbeda-beda dan IP yang berbeda-beda juga ikut mempengaruhi peringkat site kita di web search tool Google.

Logikanya, jika backlink yang di dapat dari IP yang berbeda-beda, kemungkinan besar backlink yang didapat bukanlah manipulasi seperti halnya jika kita membuat backlink dari site kita sendiri (dengan IP dan facilitating yang sama).

In any event, itulah yang besar kemungkinan dibenamkan ke dalam pikiran Penguinnya Google. Walaupun dalam prakteknya, tetap saja backlink beda IP juga bisa dimanipulasi (dengan PBN misalnya).

Mendapatkan backlink dari puluhan site dengan IP yang berbeda-beda jauh lebih baik daripada ratusan backlink tetapi dari 1 site yang sama.

Cek juga: Membangun Backlink Pyramid

Kriteria Kedelapan : Dofollow Attribut 


Menurut teori, Dofollow adalah connect yang dihitung google sebagai sebuah "vote" untuk site Anda, sedangkan nofollow tidak. Jadi, jika Anda mendapatkan banyak backlink berkualitas dengan 7 kriteria diatas namun interface nya ternyata bukan dofollow, maka itu adalah sebuah kerugian besar.

Ada yang mengatakan nofollow tetap dihitung sebagai sebuah backlink, ada yag mengatakan tidak. Menurut saya pribadi, interface ini ada kemungkinan tetap dihitung, namun prosentasenya sangat kecil bila dibandingkan dengan connect dofollow.

Agar tetap terlihat characteristic, saya sarankan dalam membangun backlink prosentase dofollow nofollow Anda ada di angka sekitar 80 : 20 sampai 95 : 5. Jangan semua backlink Anda cari yang hanya dofollow saja karena akan terlihat tidak normal bagi web index, quip juga jangan kebanyakan connect nofollow daripada dofollow karena backlink yang Anda bangun akan menjadi kurang effective.

Kriteria Kesembilan : One way interfaces 


One way connects atau interface satu arah.

Beberapa tahun lalu interface trade (tukar connect) antar sesama blogger adalah suatu aktivitas yang lumrah dan sangat sering dilakukan. Aktivitas ini cukup efektif untuk menaikkan Pagerank dan memperkuat backlink dari situs-situs yang melakukan interface trade.

Sayangnya, di algoritma Google yang sekarang corresponding connection semacam ini sudah banyak berkurang esteem nya (mungkin karena sudah terlalu banyak disalahgunakan).

One way connects (interface satu arah) ke site kita jauh lebih baik dari pada two way connects (connect dua arah) seperti show tukar connect/connect trade. Alasannya cukup basic, karena kita mendapatkan backlink (+) tanpa harus balik mengeluarkan backlink (- ).



Dengan memperhatikan 9 kriteria diatas dalam mencari backlink, maka site Anda akan jauh lebih mudah bersaing di SERP daripada jika Anda asal comot backlink tanpa memperhatikan kualitasnya.

Anda bisa menambah atau mengurangi 9 kriteria diatas sesuai kebutuhan off-page Anda, dan kalau perlu Anda improvisasi sehingga menghasilkan efek yang lebih maksimal. Tidak harus semua syarat diatas terpenuhi karena memang untuk mendapatkan backlink berkualitas yang memenuhi semua kriteria tersebut sangatlah susah.

Jangan lupa juga faktor lain untuk memaksimalkan optimasi off-page Anda seperti social flag (interface dari online networking). Meskipun connect yang dihasilkan dari online networking kebanyakan adalah nofollow, tapi backlink jenis ini juga cukup bermanfaat karena mendatangkan trafik dan bisa menimbulkan efek viral.

Disini saya tidak berniat menggurui, karena dalam penerapannya, ilmu SEO bukan ilmu pasti. Website design enhancement adalah ilmu yang dinamis, yang mengharuskan kita untuk terus belajar dan belajar supaya bisa tetap bertahan dan berkembang dalam bidang ini. Hari ini Anda no. 1 di SERP, belum tentu besok Anda berada di 10 besar halaman pencarian (terkecuali Anda membayar Google untuk nampang di Adwords).

Inilah menurut saya 9 Kriteria Backlink Berkualitas untuk Optimasi Off-Page 


Jika menurut Anda ada yang kurang pas dengan uraian saya diatas jangan sungkan-sungkan untuk berkomentar, karena dari komentar-komentar Anda saya bisa banyak belajar kekur

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "9 Kriteria Backlink Berkualitas untuk Optimasi Off-Page "

Posting Komentar